Anak-anak yang mengkonsumsi antibiotik saat masih bayi memiliki risiko lebih besar untuk terserang asma saat mereka berusia 7 tahun, kata beberapa peneliti Kanada, Senin.
Antibiotik biasa diberikan kepada anak yang berusia di bawah satu tahun karena sejumlah alasan, yang paling sering untuk menurunkan infeksi saluran pernafasan seperti bronchitis dan radang paru-paru atau infeksi saluran pernafasan atas seperti infeksi sinus dan telinga.
Tampilkan postingan dengan label Masalah Kesehatan Anak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Masalah Kesehatan Anak. Tampilkan semua postingan
Minggu, 15 April 2012
Kiat Atasi Panik Saat Anak Sakit
Jangan lupa, kapan pun anak mengalami kondisi gawat darurat, ia harus segera dibawa ke dokter atau rumah sakit. Tanda-tanda gawat darurat pada anak di antaranya rewel atau menangis terus menerus tidak dapat ditenangkan, kesadaran menurun, tidur terus menerus, lemas dan sulit dibangunkan, kejang atau kaku kuduk leher, sakit kepala hebat yang menetap, gangguan napas yang menyebabkan bibir dan wajah membiru, muntah dan diare terus-menerus, muntah menyemprot, dehidrasi, kejang berulang atau lama, demam tinggi pada bayi kurang dari 6 bulan.
PANIK! Perasaan ini pasti pernah dialami oleh kebanyakan ibu bila anaknya sakit. Apalagi kalau anak baru satu, rasa gelisah dan was-was saat buah hati tergolek lemas, sering kali menyiksa. Wajar memang, tapi sedini mungkin belajar mengatasi panik saat anak sakit sebetulnya akan sangat menguntungkan bagi anak dan orang tua. Bahkan, berdamai dengan panik bisa menghemat pengeluaran lho! Kok bisa?
PANIK! Perasaan ini pasti pernah dialami oleh kebanyakan ibu bila anaknya sakit. Apalagi kalau anak baru satu, rasa gelisah dan was-was saat buah hati tergolek lemas, sering kali menyiksa. Wajar memang, tapi sedini mungkin belajar mengatasi panik saat anak sakit sebetulnya akan sangat menguntungkan bagi anak dan orang tua. Bahkan, berdamai dengan panik bisa menghemat pengeluaran lho! Kok bisa?
Jumat, 13 April 2012
Muntah pada Bayi dan Anak
Dokter, anak saya umur 4 bulan tiba-tiba muntah setelah minum susu 1 botol. Tidak demam, batuk, pilek maupun diare. Kencing biasa.
Dokter , anak saya muntah setiap minum maupun makan sejak tadi pagi. Anak demam dan diare.
Kejadian di atas adalah dua contoh keluhan orang tua yang sering disampaikan kepada dokter karena anaknya menderita muntah. Muntah sering terjadi pada anak dan bayi yang sering membuat orang tua risau. Sebenarnya apakah muntah itu ?
DEFINISI MUNTAH
Muntah didefinisikan sebagai pengeluaran isi lambung atau esophagus melalui mulut dengan paksa. Muntah harus dibedakan dengan beberapa kejadian :
Posetting yaitu pengeluaran sedikit isi lambung sehabis makan, biasanya melelh keluar dari mulut. Hal ini tidak berbahaya. Akan menghilang dengan sendirinya
Regurgitasi
Regurgitasi disebabkan oleh ketidakmampuan sphinter kardioesophageal atau memanjangnya waktu pengosongan lambung. Sebagian besar kejadian regurgitasi akan menghilang sendiri dengan bertambah umur bayi. Beberpa kejadian dapat mengganggu pertumbuhan dan menimbulkan infeksi saluran nafas berulang.
Dokter , anak saya muntah setiap minum maupun makan sejak tadi pagi. Anak demam dan diare.
Kejadian di atas adalah dua contoh keluhan orang tua yang sering disampaikan kepada dokter karena anaknya menderita muntah. Muntah sering terjadi pada anak dan bayi yang sering membuat orang tua risau. Sebenarnya apakah muntah itu ?
DEFINISI MUNTAH
Muntah didefinisikan sebagai pengeluaran isi lambung atau esophagus melalui mulut dengan paksa. Muntah harus dibedakan dengan beberapa kejadian :
Posetting yaitu pengeluaran sedikit isi lambung sehabis makan, biasanya melelh keluar dari mulut. Hal ini tidak berbahaya. Akan menghilang dengan sendirinya
Regurgitasi
Regurgitasi disebabkan oleh ketidakmampuan sphinter kardioesophageal atau memanjangnya waktu pengosongan lambung. Sebagian besar kejadian regurgitasi akan menghilang sendiri dengan bertambah umur bayi. Beberpa kejadian dapat mengganggu pertumbuhan dan menimbulkan infeksi saluran nafas berulang.
Mewaspadai Muntah pada Anak
MUNTAH pada anak merupakan salah satu keluhan yang membuat orangtua khawatir. Muntah dapat dikatakan sebagai mekanisme pertahanan tubuh yang mengidentifikasi dan berupaya mengeluarkan sesuatu yang merugikan yang sudah tertelan. Keluhan ini bisa merupakan gejala dari berbagai keadaan ringan, namun juga sebagai gejala kelainan yang lebih serius
Muntah merupakan pengeluaran isi lambung melalui mulut dengan paksa. Prosesnya terdiri dari tiga tahap.
Muntah dapat disebabkan berbagai hal :
Pada bayi yang baru lahir sampai berusia 1 bulan, muntah bisa disebabkan tertelannya darah ibu atau teknik pemberian minuman yang salah. Pada usia ini, muntah juga bisa disebabkan oleh kelainan pada saluran pencernaan yang menimbulkan sumbatan pada saluran pencernaan. Seperti penyempitan pada esofagus, hernia diafragmatika, dan sumbatan oleh kotoran bayi/mekonium. Selain itu, muntah pada usia ini juga bisa disebabkan oleh beberapa gangguan pada otak seperti adanya peningkatan tekanan intrakramoa, atau adanya hidrosefalus.
Muntah merupakan pengeluaran isi lambung melalui mulut dengan paksa. Prosesnya terdiri dari tiga tahap.
- Tahap pertama berupa tanda-tanda seperti berkeringat dingin, pucat, bernapas dalam dan berkontraksinya sebagian usus halus.
- Pada tahap kedua terjadi kontraksi lambung dengan diikuti pernapasan dalam dan kontraksi diafragma.
- Tahap ketiga terjadi kontraksi dinding perut dan terbukanya sfingter esofagus yang diikuti dengan pengeluaran makanan atau minuman yang telah dimakan.
Muntah dapat disebabkan berbagai hal :
Pada bayi yang baru lahir sampai berusia 1 bulan, muntah bisa disebabkan tertelannya darah ibu atau teknik pemberian minuman yang salah. Pada usia ini, muntah juga bisa disebabkan oleh kelainan pada saluran pencernaan yang menimbulkan sumbatan pada saluran pencernaan. Seperti penyempitan pada esofagus, hernia diafragmatika, dan sumbatan oleh kotoran bayi/mekonium. Selain itu, muntah pada usia ini juga bisa disebabkan oleh beberapa gangguan pada otak seperti adanya peningkatan tekanan intrakramoa, atau adanya hidrosefalus.
Bayi Muntah Harus Diwaspadai
Hampir setiap bayi pernah muntah dan bisa terjadi di usia berapa saja. Muntah seperti apa yang harus diwaspadai?
Para ibu, apakah Anda masih memakaikan gurita pada si kecil? Bila ya, sebaiknya segeralah hentikan. Sebab, seperti dituturkan dr. Kishore R.J., SpA dari RSIA Hermina Podomoro, pemakaian gurita dapat menyebabkan bayi muntah.
Lo, apa hubungannya? “Pemakaian gurita membuat lambung si bayi tertekan. Bila dalam keadaan seperti itu si bayi dipaksakan minum, maka cairannya akan tertekan. Muntahlah dia,” jelas Kishore.
Hal lain yang paling sering bikin bayi muntah ialah posisi menyusui. Sering ibu menyusui sambil tiduran dengan posisi miring sementara si bayi tidur telentang. Akibatnya, cairan tersebut tidak masuk ke saluran pencernaan, tapi ke saluran nafas. Bayi pun muntah. Karena itu, Kishore mengingatkan, “Kalau menyusui, posisi bayi dimiringkan. Kepalanya lebih tinggi dari kaki sehingga membentuk sudut 45 derajat. Jadi cairan yang masuk bisa turun ke bawah.”
Untuk bayi yang menyusu dari botol, pemakaian bentuk dot juga berpengaruh pada muntah. Jika si bayi suka dot besar lalu diberi dot kecil, ia akan malas mengisap karena lama. Akibatnya susu tetap keluar dari dot dan memenuhi mulut si bayi. Hal ini bisa membuat bayi tersedak yang lalu muntah. Sebaliknya bayi yang suka dot kecil diberi dot besar akan refleks muntah karena ada benda asing.
Para ibu, apakah Anda masih memakaikan gurita pada si kecil? Bila ya, sebaiknya segeralah hentikan. Sebab, seperti dituturkan dr. Kishore R.J., SpA dari RSIA Hermina Podomoro, pemakaian gurita dapat menyebabkan bayi muntah.
Lo, apa hubungannya? “Pemakaian gurita membuat lambung si bayi tertekan. Bila dalam keadaan seperti itu si bayi dipaksakan minum, maka cairannya akan tertekan. Muntahlah dia,” jelas Kishore.
Hal lain yang paling sering bikin bayi muntah ialah posisi menyusui. Sering ibu menyusui sambil tiduran dengan posisi miring sementara si bayi tidur telentang. Akibatnya, cairan tersebut tidak masuk ke saluran pencernaan, tapi ke saluran nafas. Bayi pun muntah. Karena itu, Kishore mengingatkan, “Kalau menyusui, posisi bayi dimiringkan. Kepalanya lebih tinggi dari kaki sehingga membentuk sudut 45 derajat. Jadi cairan yang masuk bisa turun ke bawah.”
Untuk bayi yang menyusu dari botol, pemakaian bentuk dot juga berpengaruh pada muntah. Jika si bayi suka dot besar lalu diberi dot kecil, ia akan malas mengisap karena lama. Akibatnya susu tetap keluar dari dot dan memenuhi mulut si bayi. Hal ini bisa membuat bayi tersedak yang lalu muntah. Sebaliknya bayi yang suka dot kecil diberi dot besar akan refleks muntah karena ada benda asing.
Mengatasi Nyeri Perut Anak Anda
Sakit perut pada bayi dan anak merupakan gejala umum dan sering kali dijumpai. Tetapi tidak semua nyeri perut bersumber dari bagian perut,.....
Sakit perut pada bayi dan anak merupakan gejala umum dan sering kali dijumpai. Tetapi tidak semua nyeri perut bersumber dari bagian perut, dapat pula dari bagian luar perut ( nyeri alih).
Keaadaan cengeng yang berkepanjangan dan berulang paling sering menjelang sore hari selama beberapa hari terjadi pada sekitar 10% anak-anak, biasanya antara umur 2 minggu sampai 3 bulan. Keadaan ini merupakan suatu yang normal , hanya sedikit yang diketahui tentang keadaan ini , namun dianggap disebabkan oleh kembung yang disertai nyeri perut.
Sakit perut pada bayi dan anak merupakan gejala umum dan sering kali dijumpai. Tetapi tidak semua nyeri perut bersumber dari bagian perut, dapat pula dari bagian luar perut ( nyeri alih).
Keaadaan cengeng yang berkepanjangan dan berulang paling sering menjelang sore hari selama beberapa hari terjadi pada sekitar 10% anak-anak, biasanya antara umur 2 minggu sampai 3 bulan. Keadaan ini merupakan suatu yang normal , hanya sedikit yang diketahui tentang keadaan ini , namun dianggap disebabkan oleh kembung yang disertai nyeri perut.
Demam
APAKAH DEMAM ITU?
Tubuh kita memiliki hipotalamus anterior di otak yang bertugas mengatur agar suhu tubuh stabil (termostat) yaitu berkisar 37 +/- 1 derajat selsius.
Pengukuran Suhu
Suhu di daerah dubur (temperatur rektal) paling mendekati suhu tubuh sebenarnya ( core body temperature ). Suhu di daerah mulut atau ketiak (aksila) sekitar 0,5 sampai 0,8 derajat lebih rendah dari suhu rektal, dengan catatan setelah pengukuran selama minimal 1 menit. Tidak dianjurkan mengukur (“menebak”) suhu tubuh berdasarkan perabaan tangan (tanpa mempergunakan termometer)
Fisiologi Demam (Bagaimana Demam Terjadi)
Demam biasanya terjadi akibat tubuh terpapar infeksi mikroorganisme (virus, bakteri, parasit). Demam juga bisa disebabkan oleh faktor non infeksi seperti kompleks imun, atau inflamasi (peradangan) lainnya. Ketika virus atau bakteri masuk ke dalam tubuh, berbagai jenis sel darah putih atau leukosit melepaskan “zat penyebab demam (pirogen endogen)” yang selanjutnya memicu produksi prostaglandin E2 di hipotalamus anterior, yang kemudian meningkatkan nilai-ambang temperatur dan terjadilah demam. Selama demam, hipotalamus cermat mengendalikan kenaikan suhu sehingga suhu tubuh jarang sekali melebihi 41 derajat selsius.
Tubuh kita memiliki hipotalamus anterior di otak yang bertugas mengatur agar suhu tubuh stabil (termostat) yaitu berkisar 37 +/- 1 derajat selsius.
Pengukuran Suhu
Suhu di daerah dubur (temperatur rektal) paling mendekati suhu tubuh sebenarnya ( core body temperature ). Suhu di daerah mulut atau ketiak (aksila) sekitar 0,5 sampai 0,8 derajat lebih rendah dari suhu rektal, dengan catatan setelah pengukuran selama minimal 1 menit. Tidak dianjurkan mengukur (“menebak”) suhu tubuh berdasarkan perabaan tangan (tanpa mempergunakan termometer)
Fisiologi Demam (Bagaimana Demam Terjadi)
Demam biasanya terjadi akibat tubuh terpapar infeksi mikroorganisme (virus, bakteri, parasit). Demam juga bisa disebabkan oleh faktor non infeksi seperti kompleks imun, atau inflamasi (peradangan) lainnya. Ketika virus atau bakteri masuk ke dalam tubuh, berbagai jenis sel darah putih atau leukosit melepaskan “zat penyebab demam (pirogen endogen)” yang selanjutnya memicu produksi prostaglandin E2 di hipotalamus anterior, yang kemudian meningkatkan nilai-ambang temperatur dan terjadilah demam. Selama demam, hipotalamus cermat mengendalikan kenaikan suhu sehingga suhu tubuh jarang sekali melebihi 41 derajat selsius.
Cara Tepat Atasi Batuk Pilek
Duh, enggak tega rasanya bila melihat si kecil yang masih bayi terserang batuk dan pilek. Kalau hidungnya tersumbat, tidurnya jadi tak nyenyak. Dari dadanya juga terdengar suara grok...grok...grok. Harus bagaimana, ya?
Imbauan ASI eksklusif jelas tidak main-main. Kalau bayi dilahirkan dengan kondisi sehat, pertumbuhan berat badannya sesuai standar dan ia memperoleh ASI eksklusif selama 6 bulan, boleh dijamin ia akan terbebas dari segala macam penyakit. "Kalaupun sakit, biasanya sangat ringan dan bisa diredakan dengan pemberian ASI saja. Apalagi pada bulan-bulan pertama, bayi masih memiliki antibodi milik ibunya yang diperoleh lewat ari-ari. Jadi sebenarnya ia bisa bebas dari penyakit," ungkap dr. Waldi Nurhamzah, Sp.A .
Tradisi yang tidak mengizinkan bayi keluar sebelum usia 40 hari ada benarnya karena membuatnya jadi tak terpajan pihak luar. Lewat usia 6 bulan biasanya lingkungan bayi makin meluas. Nah, setelah usia 6 bulan barulah penyakit biasanya mulai menjangkiti si kecil. Mengapa? Pertama, saat usia 6 bulan peran ASI mulai berkurang dengan adanya makanan tambahan semipadat. Kedua, setelah usia 6 bulan, bayi mulai mengenal lingkungan luar selain keluarganya.
Rabu, 11 April 2012
Batuk pada anak
Batuk merupakan salah satu gejala yang paling sering ditemukan pada anak, dan merupakan keluhan yang seringkali menyebabkan orang tua membawa anak mereka ke dokter. Batuk merupakan gejala dari sebagian besar infeksi pernapasan. Infeksi pernapasan meliputi:
Kadang-kadang batuk terdengar hebat. Namun demikian, biasanya batuk bukan merupakan gejala yang membahayakan. Sebenarnya batuk merupakan suatu refleks tubuh untuk membantu membersihkan jalan napas. Namun demikian, batuk dapat menjadi alasan untuk berkunjung ke dokter. Kita perlu mengenal jenis-jenis batuk, agar kita tahu bagaimana menanganinya dan mengetahui pula kapan sebaiknya kita meminta bantuan medis.
- Infeksi pernapasan atas, seperti pilek (dikenal juga sebagai common colds, hidung beringus, nasofaringitis akut atau faringorinitis akut.)
- Infeksi pernapasan bawah, seperti pneumonia, bronkitis, bronkiolitis.
Kadang-kadang batuk terdengar hebat. Namun demikian, biasanya batuk bukan merupakan gejala yang membahayakan. Sebenarnya batuk merupakan suatu refleks tubuh untuk membantu membersihkan jalan napas. Namun demikian, batuk dapat menjadi alasan untuk berkunjung ke dokter. Kita perlu mengenal jenis-jenis batuk, agar kita tahu bagaimana menanganinya dan mengetahui pula kapan sebaiknya kita meminta bantuan medis.
Langganan:
Postingan (Atom)